Friday, November 7, 2008

Bermula satu senyuman


Aku semakin lupa tarikh sebenar bilamana aku terlihat senyuman manis yang menggerak hati aku untuk jatuh cinta kali ini. Cuai rasanya kali itu..cuma hanya mampu melihat...saat itu waktu seakan berhenti...(Persepsi ini sudah lama menguasai lirik lagu, bait-bait ayat dalam novel cinta yang pastinya tidak perlu untuk aku hurai.)

Pernah dulu aku merasai begini namun aku hanya mampu melihat..dan biarkan semua berlalu pergi..Rasionalnya...?Kerana aku begitu takut gagal...tiada kuasa yang mendorong aku untuk berusaha..Pernah bukan kalian semua merasa begitu...?Aku juga yakin Saleha ini juga pernah merasa demikian...namun jika tiada jodoh, maka tidak akan berlaku rentetan kisah cinta...

Aku percaya pada Allah..Dia penentu masa hadapanku..(bukan seperti sesetengah orang..mengagungkan manusia lain seperti itu Tuhan mereka...kenapa tidak mereka mengagungkan Allah...?sedangkan setiap hela nafas yang dihirup ini adalah milikNya...?) Dan atas faktor inilah aku percaya pada pertemuan pertama ini. Aku bukan ulama atau ustaz...aku bukan seperti mereka...aku manusia biasa yang senantiasa melakukan dosa...dari dosa kecil sehingga yang besar...

Namun aku percaya, atas kuasaNya, kudradNya, saat itu ketika mata aku melihat Saleha, hati aku terus memberi isyarat pada akalku, lalu mulutku bersuara....

"Aku nak dia, aku nak ayat dia sampai dapat. jangan seorang pun ganggu...hua hua hua..."

Hasilnya, aku terusan melihatnya hingga dia tersipu-sipu malu (Saleha sedang ditemuramah oleh En Arshad bagi salah satu jawatan di dalam syarikat aku bekerja).